Larangan Mendahului Ramadhan Dengan Berpuasa Satu Atau Dua Hari Sebelumnya - Serial 40 Hadis Ramadhan

❄🌻 ®🅰Ⓜ🅰🌙🅰🧲 🌻❄ 
(40 HADIS RAMADHAN)
02- LARANGAN MENDAHULUI RAMADHAN DENGAN BERPUASA SATU ATAU DUA HARI SEBELUMNYA

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu ia berkata: Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda;

لاَ يَتَقَدَّمَنَّ أَحَدُكُمْ رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يَكُونَ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمَهُ فَلْيَصُمْ ذَلِكَ الْيَوْمَ

"Janganlah sekali-kali seorang di antara kamu berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan, kecuali bagi orang yang biasa melakukan puasa tersebut, maka berpuasalah pada hari itu.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

✍ Faidah Hadis :
1. Nabi shallahu alaihi wasallam melarang mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya baik dengan maksud memuliakan kedatangannya, atau dalam rangka  kehati-hatian atau dengan tujuan menambah bilangan ramadhan sebagai tambahan kebaikan.

2. Sebagian ulama berpendapat bahwa hikmah larangan tersebut agar tidak tercampur antara ibadah sunnah dengan ibadah wajib. Sebagian lain berpendapat agar kondisi fisik saat memasuki Ramadhan ada dalam kondisi prima dan bergairah. Dan sebagian lainnya berpendapat bahwa masuknya puasa Ramadhan berkaitan erat dengan rukyatul hilal, maka barangsiapa yang mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya berarti ia secara sadar atau tidak telah menggugat aturan yang telah ditetapkan oleh syariat. Dan boleh jadi hikmah yang terakhir inilah yang lebih tepat.

3. Larangan Nabi shallahu alaihi wasallam diatas tidak berlaku bagi mereka yang terbiasa menjalani puasa sunnah sebelum Ramadhan. Dalam arti, jika jadwal rutin puasa sunnahnya bertepatan dengan sehari atau dua hari sebelum Ramadhan, maka ia tetap diperkenankan menjalankan jadwal rutinnya tersebut.  Semisal puasa Senin-Kamis, atau puasa Dawud.

4. Tidak hanya itu, bagi merekapun yang punya kewajiban puasa, misal hutang puasa Ramadhan atau hutang puasa nadzar maka ia diperbolehkan menggantinya sehari atau dua hari sebelum Ramadhan bahkan wajib dilakukan jika waktu yang tersisa hanya dua hari tersebut.

5. Sebagian ulama berpendapat bahwa larangan mendahului puasa Ramadhan sudah berlaku semenjak masuk pertengahan Sya'ban. Namun pendapat yang benar tidak mengapa berpuasa diwaktu tersebut mengingat hadis yang melarang berpuasa saat dipertengahan Sya'ban hingga Ramadhan tidaklah shahih. Imam Ahmad menilainya sebagai hadis munkar. Juga hadis shahih yang tengah kita bahas hanya melarang berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan.

♾🧭♾

Diedit dan Disebarkan Oleh
Yayasan Al-Burhan Jember
(Islamic Center Wuluhan)
Jl. Patimura, Purwojati, Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember
Website : https://alburhanjember.com​
Facebook : https://facebook.com/alburhanjember.fp​
Instagram : https://instagram.com/alburhanjember​
Twitter : https://twitter.com/alburhanjember
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCu4MBY27Xy_cMFOaLksBPog
Telegram : https://t.me/alburhanjember

#kajian #sunnah #ramadhan #muhammadayyub #islamiccenter #wuluhan #alburhanjember #jember

Komentar

Lebih baru Lebih lama