Keutamaan Puasa Ramadhan (1) - Serial 40 Hadis Ramadhan

❄ ®๐Ÿ…ฐⓂ๐Ÿ…ฐ๐ŸŒ™๐Ÿ…ฐ๐Ÿงฒ ❄  

(40 HADIS RAMADHAN)
๐Ÿ“Oleh Ustadz Muhammad Ayyub Lc
07- KEUTAMAAN PUASA  RAMADHAN (1)

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu ia berkata; Rasulullah shalallahu alaihi wassallam bersabda;

ู…َู†ْ ุตَุงู…َ ุฑَู…َุถَุงู†َ ุฅِูŠู…َุงู†ًุง ูˆَุงุญْุชِุณَุงุจًุง ุบُูِุฑَ ู„َู‡ُ ู…َุง ุชَู‚َุฏَّู…َ ู…ِู†ْ ุฐَู†ْุจِู‡ِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari)

✍ Faidah Hadis :

1. Besarnya keutamaan yang didapatkan bagi orang yang berpuasa ramadhan karena iman dan ihtisab, dimana dengan dasar keduanya, seluruh dosanya yang terdahulu diampuni oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Puasa ramadhan berarti berpuasa di seluruh hari-harinya bukan hanya disebagiannya.

2. Maksud berpuasa karena iman adalah membenarkan dan meyakini akan wajibnya puasa ramadhan, bahwa Allah benar-benar mewajibkannya kepada hamba-Nya. Sedang berpuasa karena ihtisab adalah berpuasa karena hendak mencari pahala, senang untuk mendapatkan pahalanya, berpuasa bukan karena terpaksa, tidak merasa berat melaksanakannya, dan tidak merasa lama dengan hari-harinya.

3. Mayoritas ulama berpendapat bahwa dosa-dosa yang terampuni pada hadis diatas adalah dosa-dosa kecil bukan dosa-dosa besar sebab dosa-dosa besar pertaubatannya butuh pada syarat-syarat khusus. Sedang sebagian lain berpendapat diantaranya Ibnul Mundzir bahwa dosa-dosa yang dimaksud adalah semua dosa termasuk dosa besar alasannya lantaran dosa yang disebutkan didalam hadis bersifat umum dan tidak ada satu dalil pun yang secara tegas mengecualikan dosa besar.

4. Bertaubat kepada Allah ta'ala dari semua dosa adalah wajib dan ini adalah tugas sepanjang umur baik dalam bulan Ramadhan maupun diluar Ramadhan. Maka teruslah untuk selalu mencari jalan pengampunan baik melalui amal (mis: berpuasa) maupun dengan berdoa memohon pengampunan. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dalam setiap harinya bertaubat dan memohon ampun kepada Allah lebih dari tujuh puluh kali.

5. Bagi orang yang memiliki udzur hingga ia tidak berpuasa disebagian bulan Ramadhan atau bahkan tidak berpuasa sama sekali dibulan Ramadhan semisal musafir, wanita haidh, nifas, orang tua renta dan lainnya dimana mereka tidak meninggalkan puasa Ramadhan melainkan karena adanya udzur tersebut dan sekiranya  udzur itu tidak ada mereka bertekad untuk berpuasa maka mereka pun mendapatkan pahala yang disebutkan didalam hadis diatas sekalipun puasa Ramadhannya dikerjakan diluar Ramadhan sebagai qadha (ganti) atau puasa tersebut tergantikan dengan fidyah.

♾๐Ÿงญ♾

Diedit dan Disebarkan Oleh
Yayasan Al-Burhan Jember
(Islamic Center Wuluhan)
Jl. Patimura, Purwojati, Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember
Website : https://alburhanjember.com​
Facebook : https://facebook.com/alburhanjember.fp​
Instagram : https://instagram.com/alburhanjember​
Twitter : https://twitter.com/alburhanjember
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCu4MBY27Xy_cMFOaLksBPog
Telegram : https://t.me/alburhanjember

#kajian #sunnah #ramadhan #muhammadayyub #islamiccenter #wuluhan #alburhanjember #jember

Komentar

Lebih baru Lebih lama